AlamBahasa - Bahasa & Budaya Indonesia
Username:   Password: 
Auto Login
  
AlamBahasa - Bahasa & Budaya Indonesia
Forum Tentang Bahasa, Budaya, Wisata dan Alam Indonesia
Forum of Language, Culture, Nature and Indonesian Tourism

 
 RegisterRegister 
It is currently Tue Sep 07, 2010 2:47 am
All times are UTC
SEBELUM MAHABHARATA II


Users browsing this topic: 0 Registered, 0 Hidden and 1 Guest
Registered Users: None


View previous topic Tell A FriendPrintable versionDownload TopicPrivate MessagesRefresh page View next topic
Author Message
yona
Guest



SEBELUM MAHABHARATA II
Reply to topic Reply with quote Go to the bottom
PostPosted: Tue Mar 13, 2007 12:57 pm

SEBELUM MAHABHARATA II

Lanjutan Kisah Prabu Jayati


Resi Sukra menjawab : Wahai paduka yang mulia, Maha Raja Jayati, “Kutuk Pastu” itu tidak bisa dibatalkan, kecuali bila ada seseorang yang bersedia untuk menukar ketuaanmu dengan kemudaannya.

Sang Prabu menjadi remuk redam semua perasaan menyatu didalam dirinya, rasa cemas, ngeri dan hina. Ia masih menginginkan kemewahan, kemegahan terutama keberahian. Maka dia pergi ke semua salon kecantikan dikerajaannya, mulai dari Bekasi sampai ke Condet semua dukun kecantikan didatanginya. Segala treatment dicoba mulai dari Janson Beckett’s anti-wringkle cream sampai ke Clinique anti-aging cream dipakainya, demikian juga semua pil kuat diminumnya mulai dari pilsener sampai ke pilkada dicobanya. Namun semuanya sia-sia belaka. Akhirnya ia memutuskan untuk memanggil kelima anak laki-lakinya untuk dimintai tolong, katanya:

Hai anak-anakku, aku masih ingin kekuasaan, kemegahan, kemudaan, keberahian, karena itu salah satu dari kalian harus memikul penderitaanku dengan cara mengambil ketuaanku dan memberikan keremajaanmu kepadaku.

Tentu saja mendengar permintaan ayahnya itu para putra tersebut menjadi bengong dan terkejut, koq ada orang tua yang gak tahu diri ya pikir mereka. Setelah diam sejenak akhirnya anak yang tertua berkata dengan lantang: Oh Ayahandaku, hambapun masih ingin menikmati keremajaan, kalau wujud hamba menjadi tua dan keriput, gadis mana yang mau mendekati diri hamba? Coba tanyakan kepada adik-adik hamba, mungkin ada yang mau. (Di zaman itu belum ada Ferrari atau Aston Martin jadi belum ada cewe bensin, kalo sekarang sih gak masalah mau keriput kayak apapun asal duitnya mulus aja, lihat aja Prabu Hugh Heffner di Kerajaan Ameripura).

Demikian pula dengan anak yang kedua, ketiga dan ke empat semua jawabannya sama, semua menolak menjadi tua pada takut kehilangan bahenol-bahenol. Akhirnya tiba giliran pada putra bungsunya yang bernama Pangeran Puru. Putra bungsu ini tidak tahan melihat penderitaan ayahnya maka sambil bersujud dikaki ayahnya ia berkata:

Oh Ayahanda Maha Raja Agung di bumi Hastinapura, hamba dengan rela dan senang hati memberikan kepada ayah kemudaan hamba, agar ayahanda terbebas dari penderitaan dan cengkeraman segala kepedihan, ayahanda berkuasalah dan berbahagialah memerintah negeri Hastinapura ini.

Prabu Jayati merasa kagum dan terharu kemudian memeluk dan menciumi anak bungsu ini dengan penuh rasa kasih sayang. Seketika ia menyentuh tubuh anaknya, saat itu pula ia menjadi muda belia kembali seperti sedia kala. Gagang kempul yang sedang dikantongi ikut mecotot keluar seperti the Incredible Hulk karena pakaiannya mendadak menjadi sempit. Sedangkan Pangeran Puru tubuhnya berubah menjadi seorang tua kempot peyot dengan baju kedodoran tidak sesuai dengan usianya.

Prabu Jayati kembali cool, menikmati hidup sepuasnya, melampiaskan semua keinginan, termasuk hobby bercocok tanam. Kebun istana diperluas sehingga Sang Prabu bisa bercocok tanam dimana saja. Disamping tanam singkong Sang Prabu juga doyan mecah duren, pohon duren banyak menghiasi kebun dan durennya manis-manis serta harum, menyebarkan bau yang sangat sedap merangsang indera apalagi kalau sedang direkah.
Sarmista yang cantik molek ini sekarang dibantu oleh asisten-asisten yang tidak kalah moleknya melengkapi koleksi kebun papaya Sang Prabu dengan beberapa jenis papaya unggulan. Kita mengenalnya sekarang sebagai papaya Bangkok, besar, kenyal dan manis.




(bersambung)

Cheers
Back to top
Rinirio
Guest



kebun paman
Reply to topic Reply with quote Go to the bottom
PostPosted: Wed Mar 14, 2007 5:03 am

Wah lha Prabu Jayati kok sama dengan pamanku yang dari desa itu!
Back to top
yona
Guest



(No subject)
Reply to topic Reply with quote Go to the bottom
PostPosted: Sun Apr 15, 2007 9:09 pm

Lho baru sadar toh Mbak kalo wong lanang udah korsleting otaknya itu memang susah dibenerinya, kecuali kalo gagang kenongnya putul.

Salam
Back to top
Display posts from previous:   
   Board Index
   -> Wisata dan Budaya, Wisata dan Budaya Indonesia
View previous topic Tell A FriendPrintable versionDownload TopicPrivate MessagesRefresh page View next topic

Page 1 of 1  [ 3 Posts ]
 


Jump to:   
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum

Similar Topics
Topic Forum Author Replies Posted
No new posts SEBELUM MAHABHARATA III Wisata dan Budaya Indonesia yona 0 Sun Apr 15, 2007 9:13 pm View latest post
No new posts SEBELUM MAHABHARATA Wisata dan Budaya Indonesia kangguru 7 Fri Mar 09, 2007 2:37 am View latest post

Style:  

Bahasa Indonesia Course - Bahasa Indonesia School - Bahasa Indonesia Training - Bahasa Indonesia Class - Learn basic Bahasa Indonesia

Javanese Language Course - Javanese Language Training - Javanese Language School - Javanese Language Class

Bahasa Indonesia Course in Yogyakarta - Bahasa Indonesia School in Yogyakarta - Bahasa Indonesia Training in Yogyakarta - Bahasa Indonesia Class in Yogyakarta

Learn Bahasa - Learn Indonesian Language - Speak Bahasa - Learn Javanese - Learn Jawa - Learn Bahasa Indonesia